• Korewa zombie desuka
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.

Font Aksara Jawa

Fonta dan Metode Input Aksara Jawa untuk sistem operasi BlankOn Linux

Aksara Jawa merupakan suatu Aksara tradisional yang digunakan oleh masyarakat Jawa. Aksara ini merupakan turunan dari Aksara Pallawa yang digunakan di India bagian selatan dan secara umum memiliki sifat penulisan yang hampir sama dengan Aksara turunan India lainnya.


Saat ini, penggunaan Aksara Jawa cenderung digantikan oleh Aksara Latin (bahkan untuk menuliskan kata dan kalimat dalam Bahasa Jawa sekalipun). Minat anak muda terhadap Aksara ini dan juga Aksara tradisional lainnya cenderung "hampir" punah. Mengapa kita tidak bisa seperti orang Jepang, Thailand, dan India yang fanatik dengan aksara mereka sendiri? Pemerintah sama sekali tidak peduli dengan pelestarian aksara-aksara tradisional di Indonesia. Untungnya masih ada orang-orang yang berjuang hingga akhirnya beberapa aksara tradisional di Indonesia masuk standar Unicode. Paling tidak ada 5 Aksara Nusantara yang sudah menjadi standar Unicode saat ini. Sehingga  untuk kedepannya, aksara-aksara tersebut bisa ditampilkan di halaman web, status Facebook, chatting dan mungkin SMS.

Untuk itu, saya dengan iseng tapi mungkin sedikit bermanfaat telah membuat sebuah fonta untuk Aksara Jawa berbasis standar Unicode. Dengan teknologi fonta pintar (smartfont) bernama SIL Graphite, fonta ini mampu mengakomodasi hampir semua aturan-aturan penulisan Aksara Jawa. Fonta ini masih dalam tahap-awal-percobaan, sehingga masih terdapat banyak sekali cacat yang harus saya perbaiki. Untuk sementara, fonta ini saya kembangkan khusus untuk sistem operasi Linux buatan Indonesia, BlankOn Linux. Bentuk karakter dari fonta ini untuk sementara masih meminjam bentuk dari fonta Hanacaraka Freeware yang dibuat oleh Mas Budi Sayoga.

Jika anda tertarik mencobanya di sistem operasi BlankOn Linux 6.0, silahkan unduh dua berkas berikut :
Langkah pemasangan
  1. Pertama, anda harus memasang paket "pango-graphite" dari repository SIL Graphite. JANGAN GUNAKAN PAKET TERSEBUT YANG BERASAL DARI REPOSITORY BLANKON, karena akan membuat sistem anda membeku,
  2. Klik dua kali pada masing-masing paket diatas untuk instalasi paket,
  3. Untuk mengaktifkan fitur Metode Input, klik menu Sistem | Administrasi | Dukungan Bahasa, kemudian pilih opsi scim-immodule pada bagian Sistem metoda masukan papan ketik,
  4. Restart desktop, setelah kembali Anda bisa mulai melakukan pengetikan dalam Aksara Jawa dengan cara membuka sebuah editor teks (misalnya OpenOffice.org Writer) kemudian menekan tombol Ctrl+Spasi dan memilih "Indonesia - Jawa" pada menu utama di dalam toolbar SCIM.
Contoh penggunaan pada aplikasi OpenOffice.org
Cara pengetikan


Anda bisa mengetik kata yang anda inginkan dalam Aksara Jawa apa adanya menggunakan papan ketik dengan Aksara Latin. Secara otomatis, fitur metode input akan menerjemahkan setiap suku kata ke dalam bentuk Aksara Jawa yang sesuai. Misalkan jika mengetik kata "Indonesia", cukup anda ketik dengan tombol I+N+D+O+N+E+S+I+A.


Catatan
  • Untuk aplikasi pengolah kata, ubah terlebih dahulu fonta menjadi "Belangkon".
  • Fonta berjalan dengan baik di aplikasi berbasis GTK+.
  • Fonta tidak bisa di-render dengan benar pada peramban web Google Chrome dan Opera.
  • Font juga tidak bisa di-render dengan baik pada hampir semua aplikasi yang bukan berbasis GTK+ 
  • Terdapat kesalahan proses linebreaking pada aplikasi OpenOffice.org yang disertakan BlankOn. Anda dapat memutakhirkan aplikasi OpenOffice.org anda ke versi 3.3.
  • Seperti yang sudah dijelaskan diatas, masih banyak terdapat cacat dalam proses rendering karena baru tahap awal pengembangan. 
  • Walaupun sama-sama menganut standar Unicode 5.2, fonta yang saya buat ini memiliki konsep yang berbeda dengan fonta Adjisaka. Fonta ini merender setiap karakter apa adanya tanpa proses perubahan berkonteks (misalnya pada fonta ini taling akan secara otomatis ditukar posisinya jika diikuti konsonan). Sampai saat ini masih belum ada kesepakatan mengenai masalah ini.
Fonta dan metode input bisa berjalan dengan baik di sistem operasi BlankOn Linux 6.0, namun masih memiliki masalah di sistem operasi Ubuntu 10.04 LTS karena terdapat masalah pada pustaka Pango.

Sebenarnya, anda juga bisa menggunakan fonta ini pada sistem operasi Windows, dengan menggunakan aplikasi yang sudah mendukung Graphite seperti OpenOffice.org. Lantas untuk metode inputnya, saat ini memang belum ada.

Akhir kata, selamat mencoba. Ingat! fonta dan metode input ini hanya untuk keperluan testing semata :D

[Ubuntu] Solusi untuk Berbagai Masalah yang Muncul Ketika Meremastering


Remaster adalah suatu proses untuk membuat CD/DVD dari sistem yang terinstal di komputer kita agar dapat didistribusikan dan diinstal di komputer lain. Remaster merupakan sebuah proses yang gampang-gampang susah, gampang karena sudah ada aplikasi semacam Remastersys yang dapat melakukan remaster secara otomatis, susah karena selalu ada saja kekurangan atau hal-hal yang tidak diinginkan ketika meremastering. Nah, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi info mengenai solusi untuk masalah yang sering dialami ketika melakukan remastering. Silakan menyimak!

Ilustrasi proses remastering

Hasil modifikasi tidak muncul pada hasil remaster
Jika hasil modifikasi tidak muncul misal setingan desktop, ikon, kursor, wallpaper dan lain-lain tidak "ikut" dalam CD/DVD hasil remaster solusinya adalah dengan mengkopi folder konfigurasi seperti ".config, .gconf, .gconfd, .gnome, .gnome2" dan lain-lain ke folder "/etc/skel". Folder yang dikopi tergantung dari modifikasi apa yang kalian lakukan, misal jika kalian melakukan modifikasi pada Firefox maka folder ".mozilla" juga harus dikopi ke folder "/etc/skel".

CD/DVD hasil remastering tidak dapat diinstal a.k.a hanya bisa LiveCD
Solusi untuk masalah ini adalah dengan menginstal paket "ubiquity", ketik perintah berikut untuk menginstal:
  1. sudo apt-get install ubiquity ubiquity-casper  
LiveCD meminta username dan password ketika login
Solusi untuk masalah ini adalah dengan menjalankan kedua perintah berikut:
  1. sudo pwck  
  2. sudo grpck  
Software properties tidak bisa dijalankan
Masalah ini timbul karena terdapat kesalahan ketika mengedit file "/etc/lsb-release". Disarankan jangan mengubah nilai dari "DISTRIB_CODENAME" untuk menghindari masalah ini.

Aplikasi remastersys, gparted, ubiquity masih ada instalasi berakhir
Idealnya aplikasi-aplikasi di atas sudah tidak ada ketika sistem operasi sudah terinstal di komputer. Hal ini dikarenakan aplikasi-aplikasi tersebut hanya dibutuhkan ketika proses instalasi dan tugas mereka berakhir ketika sistem operasi sudah terinstal di komputer. Nah, untuk menghapus aplikasi-aplikasi tersebut ketika proses instalasi berhasil, tambah perintah berikut ke baris paling akhir dari file "/usr/sbin/grub-install".
  1. sudo apt-get purge ubiquity ubiquity-slideshow gparted remastersys -y  
  2. wait  
  3. sudo apt-get autoremove --purge -y  
  4. wait  
  5. sudo rm -rf /etc/remastersys  
  6. wait  
  7. sudo rm /etc/remastersys.conf  
Penutup
Sebelum melakukan remastering, ada baiknya teman-teman membaca Ebook Remastering Berbahasa Indonesia yang pernah saya muat di blog ini. Hal ini bertujuan untuk "meminimalisasi" masalah-masalah yang timbul.

Semoga membantu.

Pear OS


      Jika kalian menginginkan cita rasa Mac OSX yang notabene cukup "mahal" dan prestige di Indonesia (kalau udah bisa beli Mac, orang kaya thu gan) di Linux, maka silakan coba Pear OS Linux. Distro ini berusaha memberikan pengalaman menggunakan Mac OSX kepada para pengguna mulai dari tampilan, desain dan layout dibuat sedemikian rupa agar serupa dengan Mac OSX. Pear OS Linux menggunakan GNOME 3 lho gan, jadi pastinya aplikasi-aplikasi terbaru dapat berjalan dengan baik di Pear OS Linux.

Pear OS Linux: Distro Linux Mirip Mac OSX

Aplikasi-aplikasi khas yang dikembangkan oleh Peas OS Linux antara lain:
Pear OS AppStore
Aplikasi ini merupakan modifikasi dari Ubuntu Software Center yang dibuat sedemikian rupa agar mirip Mac OSX

Pear OS AppStore

Pear OS Control Center
Pear OS Control Center merupakan tempat kalian mengkonfigurasi sistem, dan tentu saja dengan rasa Mac OSX

Pear OS Control Center

Launchpad
Aplikasi ini bertengger di dock ketika ikon ini diklik maka semua jendela akan menghilang kemudian menampilkan aplikasi-aplikasi apa saja yang terinstal. Singkatnya, aplikasi ini merupakan modifikasi dari Slingshot Launcher!(link tahutek.net)

Pear OS Launchpad

Y PPA Manager
Aplikasi ini digunakan untuk mencari, menambah, menghapus PPA dengan tampilan grafis dan tentu saja lebih mudah.

Pear OS Y PPA Manager

Tertarik untuk mencoba? Klik tautan di bawah ini untuk informasi lebih lanjut


Selamat berkarya ,,,, Salam Open Source.
 

Eucliwood hellscythe Theme | Copyright © 2012 Ttshirt7, All Rights Reserved. Design by Djogzs, | Johanes djogan